Saffron (Crocus sativus)Saffron (Crocus sativus)
herb
Juga dikenal sebagai: Crocus sativus, Kesar, Zafran, affron
About
Ekstrak kepala putik saffron mengandung crocin dan safranal, yang memperlihatkan sifat antidepresan dan ansiolitik dalam berbagai uji klinis acak (RCT). Efek modulasi suasana hati ini dapat mendukung kualitas tidur, terutama pada individu dengan gangguan suasana hati. Sebuah RCT berskala kecil menemukan bahwa saffron (Crocus sativus) membantu meningkatkan skor kualitas tidur dibandingkan plasebo.
How It Works
Crocin and safranal modulate serotonin reuptake and GABA-A receptor activity; antioxidant carotenoids reduce neuroinflammation; BDNF modulation supports mood-sleep axis.
Evidence For Conditions
| Kondisi | Peringkat | Studi | Peserta | |
|---|---|---|---|---|
| Insomnia | D | 0 | -- | Lihat → |
| Masalah Tidur Terkait Kecemasan | D | 0 | -- | Lihat → |
| Gangguan Tidur Terkait Menopause | D | 0 | -- | Lihat → |
Side Effects
- Drowsiness (desired for sleep use)
- Dry mouth
- Headache and dizziness (rare at standard doses)
- Appetite changes
Drug & Supplement Interactions
- SSRIs and antidepressants — may have additive serotonergic effects
- Anticoagulants — saffron may have mild antiplatelet effects
- Blood pressure medications — may enhance hypotensive effects
Selalu informasikan kepada tenaga kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.Selalu informasikan penyedia layanan kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.
Related Ingredients
Penafian FDA: Pernyataan-pernyataan ini belum dievaluasi oleh Food and Drug Administration. Produk dan informasi di situs web ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apa pun. Peringkat bukti yang disajikan didasarkan pada analisis kami terhadap penelitian yang ditinjau sejawat dan tidak merupakan saran medis. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai regimen suplemen apa pun.