CBDCBD
cannabinoid
Juga dikenal sebagai: Cannabidiol, Hemp extract
About
CBD (cannabidiol) adalah senyawa non-intoksikasi dari tanaman ganja yang berinteraksi dengan sistem endocannabinoid. Penelitian tentang CBD untuk tidur masih berkembang, dengan beberapa studi menunjukkan bahwa CBD dapat mendukung tidur terutama dengan mengurangi kecemasan daripada efek sedatif langsung.
How It Works
Modulates endocannabinoid system; anxiolytic via 5-HT1A receptor agonism may reduce sleep-onset anxiety.
Evidence For Conditions
| Kondisi | Peringkat | Studi | Peserta | |
|---|---|---|---|---|
| Insomnia | A | 103 | 41554 | Lihat → |
| Masalah Tidur Terkait Kecemasan | A | 35 | 1794 | Lihat → |
Side Effects
- Fatigue
- Diarrhea
- Changes in appetite
- Dry mouth
- Liver enzyme elevation at high doses
Drug & Supplement Interactions
- CYP3A4/CYP2C19 substrates — CBD inhibits these liver enzymes
- Blood thinners (warfarin) — CBD may increase warfarin levels
- Clobazam — CBD significantly increases clobazam levels
- Sedatives — additive drowsiness
Selalu informasikan kepada tenaga kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.Selalu informasikan penyedia layanan kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.
Penafian FDA: Pernyataan-pernyataan ini belum dievaluasi oleh Food and Drug Administration. Produk dan informasi di situs web ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apa pun. Peringkat bukti yang disajikan didasarkan pada analisis kami terhadap penelitian yang ditinjau sejawat dan tidak merupakan saran medis. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai regimen suplemen apa pun.