Asam Lemak Omega-3Omega-3 Fatty Acids
fatty_acid
Juga dikenal sebagai: Fish oil, EPA, DHA, Omega-3 Fatty Acids
About
Asam lemak omega-3, khususnya DHA, diinkorporasi ke dalam membran sel neuron dan berperan dalam jalur sinyal serotonin. Penelitian menunjukkan bahwa asupan omega-3 yang lebih tinggi dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik, mungkin melalui mekanisme anti-inflamasi dan dukungan neurotransmiter.
How It Works
DHA is incorporated into neuronal membranes affecting serotonin signaling; anti-inflammatory effects support sleep.
Evidence For Conditions
Side Effects
- Fishy aftertaste or burps
- GI upset
- Diarrhea
- Easy bruising at high doses
Drug & Supplement Interactions
- Blood thinners (warfarin) — omega-3 may enhance anticoagulant effects
- Blood pressure medications — additive hypotensive effects
- Orlistat — may reduce omega-3 absorption
Selalu informasikan kepada tenaga kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.Selalu informasikan penyedia layanan kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.
Penafian FDA: Pernyataan-pernyataan ini belum dievaluasi oleh Food and Drug Administration. Produk dan informasi di situs web ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apa pun. Peringkat bukti yang disajikan didasarkan pada analisis kami terhadap penelitian yang ditinjau sejawat dan tidak merupakan saran medis. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai regimen suplemen apa pun.